AS Serang Iran! Dewan Keamanan PBB Rapat Darurat-Waspada PD3

AS Serang Iran, Ketegangan di Timur Tengah kian mendidih – setelah Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) menggelar pertemuan darurat pada Minggu (22/6/2025) waktu setempat untuk membahas serangan Amerika Serikat terhadap fasilitas nuklir Iran. Dalam forum tersebut, Rusia, China, dan Pakistan mendorong adopsi resolusi mendesak yang menyerukan gencatan senjata segera dan tanpa syarat di kawasan. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyampaikan peringatan keras atas situasi terbaru.

AS Serang IranAS Serang Iran! Dewan Keamanan PBB Rapat Darurat-Waspada PD3Serangan ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa negaranya telah “menghancurkan total” situs-situs nuklir utama Iran, bergabung dengan Israel dalam salah satu operasi militer terbesar terhadap Republik Islam tersebut sejak Revolusi Iran 1979. Pernyataan ini menambah ketegangan internasional dan mendorong pertanyaan tentang langkah berikutnya dari Iran.

AS Serang Iran! Dewan Keamanan PBB Rapat Darurat-Waspada PD3

Pada 22 Juni 2025, Amerika Serikat melancarkan operasi militer bertajuk Operation Midnight Hammer, menargetkan tiga fasilitas nuklir Iran: Fordow, Natanz, dan Isfahan . Serangan ini memanfaatkan kekuatan penuh—125 pesawat tempur, rudal Tomahawk, dan Bom 30.000 lbs (GBU‑57A/B) dari bom-bomber B‑2—membuatnya menjadi aksi militer Barat terbesar terhadap Iran sejak 1979 .

Mengapa Ini Terjadi? Latar Belakang Konflik

Serangan ini merupakan eskalasi besar dalam konflik Iran–Israel, yang memanas sejak 13 Juni 2025 saat Israel menyerang infrastruktur pertahanan dan misil Iran pertama kali. AS lalu mengambil langkah jauh lebih jauh, dengan tujuan merusak program nuklir Iran dan menegaskan dukungannya pada Israel .

Dampak dan Kerusakan: “Monumental” vs “Superfisial”

  • Menurut AS: Semua fasilitas terkena kerusakan parah. Natanz “dihancurkan”, Fordow & Isfahan mengalami “kerusakan berat” .

  • Versi Iran: Klaim kerusakan superficial tanpa dampak permanen .
    Data satelit menunjukkan runtuhnya terowongan dan kerusakan pada fasilitas pengayaan uranium .

Reaksi Iran: Balasan dan Ancaman PD3

Iran mengecam sebagai “kejahatan kejam” dan pelanggaran hak asasi serta kedaulatan . Bundaran pers Israel dan AS menunjukkan Iran meluncurkan puluhan rudal—sekitar 30 missile—menyerang Tel Aviv dan Haifa, serta menyiapkan opsi untuk menutup Selat Hormuz, jalur transit minyak global terbesar .

Waspada PD3: Ancaman dan Alur Eskalasi

PD3 (Pendekatan Destabilisasi Tingkat 3) merujuk pada sikap waspada terhadap kemungkinan Iran membuka serangan balasan:

  • Tembakan rudal langsung ke target Barat (AS, Israel, sekutu di Teluk).
  • Penutupan Selat Hormuz, mengganggu distribusi minyak global 25% dari pasokan dunia .
  • Serangan proxy melalui milisi Hizbullah, Houthi, atau kelompok lainnya di Suriah, Irak, Lebanon .

Keamanan global pun terguncang, dipicu risiko gangguan rute perdagangan energi dan gelombang perang di kawasan.

Dewan Keamanan PBB Menggelar Rapat Darurat

Pada 22 Juni 2025, Sekretaris‑Jenderal PBB António Guterres menyatakan “darurat” dan menyerukan diplomasi, bukan perang . Pertemuan ini mengundang reaksi dari berbagai negara:

  • China & Rusia mendesak gencatan senjata instan untuk alasan kepercayaan dan stabilitas .

  • Amerika Serikat bersikeras siap merespons agresi Iran, termasuk balasan “devastating” jika masih ada serangan .

  • Aliansi Barat seperti Inggris, Australia, Uni Eropa mendukung non-proliferasi nuklir tapi meminta de-eskalasi .

Dampak Global dan Risiko Energi

Pasar minyak melonjak karena kekhawatiran pasokan terancam (Selat Hormuz dapat ditutup oleh Iran) . Selain itu, potensi serangan siber dan aksi radikal dalam negeri AS diperkirakan meningkat .

Analisis Eskalasi: Menyusuri Jalur Turunan Konflik

Skema Eskalasi Risiko
Serangan langsung AS Malah menambah intensitas konflik
Balasan Iran Bisa melibatkan AS, Sekutu, dan jalur energi global
Proxy Iran Perang di Suriah, Lebanon, Irak bisa bangkit
Gangguan siber Infrastruktur Barat bisa terkena
Diskusi nuklir berhenti Peluang diplomasi semakin tipis

Para pakar menyoroti bahwa Iran mungkin mengejar jalan nuklir jika merasa terpojok . UN dan berbagai otoritas memperingatkan perlunya “menghindari spiral tak terkendali” .

Mengapa Ini Penting untuk SEO dan Pembaca?

  • Headline kuat: Mengandung kata aksi (“Serang”), sensasi (“Dewan Keamanan PBB Rapat Darurat”), dan keyword strategis (“AS”, “Iran”, “PD3”).
  • Subjudul & poin penting: Memudahkan pembaca dan bot mesin pencari memahami struktur artikel.
  • Data & statistik: Membuktikan dengan detail teknis dan reaksi global memperkaya otoritas artikel.
  • Analisis dampak: Membuat konten lebih bernilai dan relevan untuk pembaca yang ingin memahami gejala politik dan ekonomi global.

Kesimpulan

  • Anda perlu paham bahwa konflik bukan sekadar tank dan bom, tetapi juga ancaman energi dan siber.
  • PD3 adalah tahap penilaian risiko tinggi, di mana semua hambatan diplomasi bisa runtuh.
  • Langkah konkret: seruan PBB, tekanan dari China–Rusia–Uni Eropa, dan sikap Britania & Australia membuka ruang diplomasi.
  • Yang harus diwaspadai: Penutupan Selat Hormuz = guncangan harga minyak. Eskalasi nuklir = ancaman besar bagi global.

 

 

Tags:

Terkuak! Bisnis Wisata Laut RI Banyak Dikuasai Pengusaha Besar

Wisata Laut RI, Direktur Infrastruktur PT Perikanan Indonesia (Perindo) – Muhammad Rizali Umarella menyoroti langsung realitas bisnis wisata laut Indonesia yang selama ini masih didominasi oleh pengusaha besar. Padahal, laut memiliki karakter yang tak selalu ramah untuk investasi jangka panjang tanpa strategi adaptif.

Wisata Laut RI

Terkuak! Bisnis Wisata Laut RI Banyak Dikuasai Pengusaha Besar – Namun kondisi ini justru melahirkan inovasi dari warga lokal sendiri. Rizali pun mencontohkan bagaimana masyarakat nelayan di masa lalu menjemput ikan dari perahu besar menggunakan sampan kecil, karena dulu belum ada pelabuhan. Pola lama ini kini dimodifikasi jadi gagasan baru yang membuka peluang bisnis yang lebih inklusif.

Terkuak! Bisnis Wisata Laut RI Banyak Dikuasai Pengusaha Besar

Indonesia, dengan lebih dari 17.000 pulau dan garis pantai sepanjang 95.000 km, dikenal sebagai salah satu surga wisata laut dunia. Namun di balik keelokan pantai dan kekayaan bawah lautnya, tersimpan realita yang kerap luput dari perhatian publik: bisnis wisata laut di Indonesia banyak dikuasai oleh segelintir pengusaha besar.

Fenomena ini memunculkan pertanyaan: Apakah dominasi ini berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah, atau justru menimbulkan ketimpangan dalam pemanfaatan sumber daya laut?

Dominasi Pengusaha Besar dalam Industri Wisata Laut

Bisnis wisata laut mencakup berbagai sektor seperti:

  • Resort pantai dan pulau privat

  • Aktivitas diving dan snorkeling

  • Wisata kapal pesiar dan liveaboard

  • Restoran dan akomodasi di kawasan pesisir

  • Tiket masuk kawasan konservasi bahari

Dalam praktiknya, akses terhadap modal besar dan perizinan eksklusif membuat para pengusaha besar lebih mudah masuk dan menguasai sektor-sektor tersebut.


Contoh Kasus: Kepulauan Seribu dan Labuan Bajo

Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur

Destinasi wisata premium ini kini banyak dikelola oleh konsorsium swasta dan investor besar. Resort-resort mewah tumbuh di atas lahan pesisir, sementara masyarakat lokal hanya kebagian peran sebagai pekerja informal.

Kepulauan Seribu, Jakarta

Sejumlah pulau dikelola secara privat oleh korporasi besar. Pulau-pulau tersebut tidak lagi bebas diakses publik, bahkan dalam beberapa kasus, masyarakat lokal dilarang melaut di sekitar perairan tersebut.

Mengapa Pengusaha Besar Mendominasi?

Ada beberapa faktor yang menyebabkan dominasi ini:

Akses Modal yang Besar

Membangun infrastruktur wisata laut seperti dermaga, resort, dan kapal membutuhkan investasi besar. Pengusaha besar memiliki akses ke pinjaman bank, investor, atau dana asing.

Kemudahan Perizinan dan Lobi Politik

Banyak dari pengusaha besar memiliki koneksi politik atau kemampuan untuk melobi pemerintah lokal maupun pusat agar mendapatkan hak pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

Branding dan Akses Pasar Global

Mereka juga memiliki kemampuan untuk memasarkan destinasi secara internasional, bekerja sama dengan platform travel global, dan membentuk paket wisata eksklusif.

Dampak bagi Masyarakat Lokal

Positif:

  • Meningkatnya pendapatan daerah
  • Tersedianya lapangan kerja di sektor pariwisata
  • Peningkatan infrastruktur umum (jalan, listrik, pelabuhan)

Negatif:

  • Marginalisasi masyarakat adat pesisir
    Banyak komunitas nelayan atau warga lokal kehilangan akses atas laut atau pantai yang telah “dijual” kepada swasta.
  • Gentrifikasi wilayah pesisir
    Harga tanah dan kebutuhan hidup di sekitar kawasan wisata melonjak, menyulitkan masyarakat lokal untuk bertahan.
  • Ketimpangan distribusi keuntungan
    Sebagian besar keuntungan dinikmati investor dan pemilik modal, sementara masyarakat lokal hanya mendapatkan sedikit manfaat ekonomi.

Kebijakan Pemerintah: Masih Kurang Tegas

Pemerintah sebenarnya memiliki perangkat hukum untuk mengatur tata kelola wilayah pesisir, seperti:

  • UU No. 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil

  • Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 23 Tahun 2021 tentang Kawasan Konservasi

Namun, pengawasan terhadap pelaksanaan regulasi ini masih lemah. Masih banyak pelanggaran seperti pembangunan di zona konservasi, penguasaan lahan tanpa partisipasi masyarakat, hingga pencemaran lingkungan oleh kegiatan wisata.


Solusi: Menata Ulang Model Bisnis Wisata Laut

Untuk menciptakan wisata laut yang inklusif dan berkelanjutan, diperlukan langkah-langkah nyata, di antaranya:

1. Mengembangkan Usaha Wisata Rakyat (Community-Based Tourism)

  • Pemerintah daerah perlu mendukung koperasi nelayan dan BUMDes untuk mengelola objek wisata secara mandiri.

  • Pelatihan tentang hospitality, ekowisata, dan pemasaran digital sangat dibutuhkan masyarakat lokal.

Mewajibkan Skema Kemitraan

  • Investor swasta diwajibkan untuk bermitra dengan komunitas lokal dalam bentuk penyertaan saham, pemberdayaan tenaga kerja, atau pembagian hasil.

Transparansi dan Audit Sosial

  • Setiap pemberian izin pemanfaatan ruang pesisir harus melewati proses konsultasi publik.

  • Perlu dibentuk lembaga pengawas independen untuk memantau implementasi tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Pemanfaatan Teknologi untuk Pemetaan Akses Publik

  • Dengan teknologi GIS dan sistem informasi geospasial, pemerintah bisa membuat peta akses publik dan zona larangan privatisasi, agar masyarakat tahu wilayah mana yang bisa dimanfaatkan bersama.

Data Pendukung dan Fakta Terkini

  • Menurut data BPS 2023, sektor pariwisata bahari menyumbang sekitar Rp 120 triliun terhadap PDB nasional.

  • Namun, hanya 12% desa pesisir yang memiliki usaha wisata yang dikelola masyarakat setempat.

  • Dari 111 pulau kecil yang dikelola secara privat di Indonesia, mayoritas dikendalikan oleh perusahaan nasional dan asing, berdasarkan laporan WALHI (2022).

Kesimpulan

Dominasi pengusaha besar dalam bisnis wisata laut Indonesia memang mendatangkan investasi dan kemajuan infrastruktur. Namun jika tidak diatur dengan tepat, hal ini dapat menimbulkan eksklusi sosial, kerusakan lingkungan, dan ketimpangan ekonomi.

https://frinterprovincial.com/

Tags:

Rahasia Clariant: Bersih-Bersih Reaktor Tanpa Boros Air, Biaya-Energi

Rahasia Clariant: Bersih-Bersih Reaktor Tanpa Boros Air, Biaya-Energi – Clariant sangat fokus pada inovasi hijau (green innovation) dan transisi ke ekonomi sirkular, dengan target pengurangan emisi karbon, efisiensi sumber daya, dan peningkatan jejak keberlanjutan produknya.

Clariant juga secara aktif mengembangkan solusi yang mendukung ekonomi sirkular dan praktik manufaktur ramah lingkungan. Melalui inovasi seperti PrecisionPurge, perusahaan berupaya membantu industri mengurangi jejak karbon dan meningkatkan efisiensi operasional.

Rahasia Clariant: Bersih-Bersih Reaktor Tanpa Boros Air, Biaya-Energi PrecisionPurge adalah solusi inovatif dari Clariant yang dirancang untuk membersihkan reaktor secara efisien, mendukung praktik manufaktur berkelanjutan dengan meminimalkan penggunaan sumber daya dan limbah.

Rahasia Clariant

Keunggulan PrecisionPurge:

1. Efisiensi Pembersihan: PrecisionPurge memungkinkan pembersihan reaktor yang lebih cepat dan efektif, mengurangi waktu henti produksi dan meningkatkan produktivitas.

2. Pengurangan Limbah: Dengan teknologi ini, penggunaan bahan kimia pembersih dapat diminimalkan, mengurangi limbah berbahaya dan dampak lingkungan.

3. Hemat Energi dan Air: Proses pembersihan yang lebih efisien berarti konsumsi energi dan air yang lebih rendah, sejalan dengan tujuan keberlanjutan industri.

4. Keamanan Operasional: PrecisionPurge dirancang untuk meningkatkan keselamatan kerja dengan mengurangi paparan operator terhadap bahan kimia berbahaya selama proses pembersihan.

PrecisionPurge adalah transformasi revolusioner dalam operasi pabrik multi-fungsi (Multi-Purpose Plant/MPP) di Clariant Tangerang, yang menjawab salah satu aspek paling boros sumber daya namun sering diabaikan dalam industri kimia: pembersihan reaktor saat pergantian produksi.

Melalui analisis sistematis dan kolaborasi lintas fungsi, Clariant merevolusi proses pembersihan dengan mengimplementasikan teknologi jet air tekanan tinggi yang disesuaikan dengan nozzle khusus serta protokol keselamatan yang ditingkatkan.

Teknologi PrecisionPurge memungkinkan adanya penghematan air sebanyak 200-300 m³ per bulan serta menurunnya konsumsi Listrik sebesar 3.500 kWh/bulan.

Teknologi ini juga memungkinkan efisiensi karena berkurangya waktu pergantian produksi hingga 60%, meningkatnya utilisasi reaktor (UEE) sebesar 2-5%, berkurangnya penggunaan air dan limbah cair, serta lebih rendahnya jejak karbon karena penghematan energi.

PrecisionPurge adalah titik temu sempurna antara keunggulan operasional dan kepemimpinan keberlanjutan. Teknologi ini membuktikan bahwa industri manufaktur Indonesia dapat memimpin dalam produksi yang efisien sumber daya tanpa mengorbankan standar kualitas kelas dunia.

Langkah besar Clariant dalam mengembangkan teknologi yang membantu industri mengurangi jejak karbon dan meningkatkan efisiensi operasional dianugerahi Sustainability Award oleh Endress+Hauser Indonesia dalam acara Sustainability Recognition Forum 2025 pada 10 Mei 2025.

https://wspublishers.com

Bukit Asam (PTBA) Tebar Dividen Rp 3,82 Triliun, Ini Jadwalnya

Bukit Asam (PTBA) Tebar Dividen Rp 3,82 Triliun, Ini Jadwalnya – PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) sepakat membagikan dividen tunai tahun buku 2024 sebesar Rp3.827.790.011.741 atau setara Rp332,44. Jumlah itu setara dengan 75% dari laba bersih tahun 2024 sebesar Rp5.103.720.015.654.

Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis (12/6/2025). Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail mengatakan selambat-lambatnya, cum date dividen dilakukan sebulan setelah RUPST berakhir.

Bukit Asam (PTBA) Tebar Dividen Rp 3,82 Triliun, Ini Jadwalnya Dalam keterbukaan informasi, cum date jatuh pada tanggal 20 Juni 2025 untuk pasar reguler dan negosiasi, dan tanggal 24 Juni 2025 untuk pasar tunai. Sementara itu, ex dividen dilakukan pada tanggal 23 Juni 2025 untuk pasar reguler dan negosiasi, dan tanggal 25 Juni 2025 untuk pasar tunai.

Tanggal daftar pemegang saham yang berhak mendapatkan dividen atau recording date dilaksanakan pada 24 Juni 2025. Selanjutnya, pembayaran dividen tunai tahun buku 2024 dilakukan pada tanggal

Bukit Asam

Emiten batu bara pelat merah yang tergabung dalam holding pertambangan MIND ID tersebut terkenal membagikan dividen ciamik, bahkan masuk dalam konstituen high dividen 20. Secara historis, PTBA dikenal konsisten membagikan dividen sejak 2003 lalu atau sudah lebih dari dua dekade.

Dividen yang dibagikan juga memberikan keuntungan yang relatif tinggi, dengan imbal hasil (yield) dividen pernah sampai 29%.

Emiten batu bara ini diketahui pernah membagikan dividen dengan rasio pernah sampai 100%, pada tahun buku 2021 dan 2022. Artinya seluruh laba dibagikan kepada investor.

https://ivacationinyourhell.com

Wamendikdasmen Ungkap Sekolah Gratis tak Mungkin Diterapkan Tahun ini

Wamendikdasmen Ungkap Sekolah Gratis tak Mungkin Diterapkan Tahun ini – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat buka-bukaan soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sekolah swasta gratis. Menurut dia, hal tersebut belum memungkinkan diterapkan di tahun ini.

“Karena kita harus melakukan koordinasi dan menghitung secara cermat dari anggaran yang ada,” kata Atip saat ditemui wartawan setelah acara pembekalan Beasiswa Garuda di Gedung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Jakarta, Senin (16/6/2025).

Selain karena anggaran, menurut dia, perlu ada kolaborasi antarlintas kementerian, khususnya Kementerian Keuangan, karena anggaran menjadi esensi dari implementasi kebijakan sekolah swasta gratis.

Wamendikdasmen Ungkap Sekolah Gratis tak Mungkin Diterapkan Tahun ini “Kami sedang melakukan koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait, karena esensinya itu kan menyangkut masalah anggaran,” kata Atip.

Sebelumnya, MK mengabulkan sebagian gugatan uji materi Undang-Undang (UU) Nomor 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Dalam putusannya, MK memerintahkan pemerintah untuk menggratiskan pendidikan wajib belajar sembilan tahun di sekolah negeri dan swasta. Putusan itu diketok hakim MK pada sidang di Gedung MK, Jakarta Pusat, Selasa (27/5/2025) lalu.

Sekolah Gratis

Dalam pertimbangannya, Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih, menilai frasa ‘wajib belajar minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya’ dalam Pasal 34 ayat (2) UU Sisdiknas yang hanya untuk sekolah negeri menimbulkan kesenjangan. Akibatnya, kata Enny, ada keterbatasan daya tampung di sekolah negeri hingga peserta didik terpaksa bersekolah di sekolah swasta.

MK berpandangan, negara tetap memiliki kewajiban konstitusional untuk memastikan bahwa tidak ada peserta didik yang terhambat dalam memperoleh pendidikan dasar hanya karena faktor ekonomi dan keterbatasan sarana pendidikan dasar.

Oleh karena itu, kata Enny, frasa “tanpa memungut biaya” dapat menimbulkan perbedaan perlakuan bagi peserta didik yang tidak mendapatkan tempat di sekolah negeri dan harus bersekolah di sekolah swasta dengan beban biaya yang lebih besar.

“Sebagai ilustrasi, pada tahun ajaran 2023/2024, sekolah negeri di jenjang SD hanya mampu menampung sebanyak 970.145 siswa, sementara sekolah swasta menampung 173.265 siswa. Adapun pada jenjang SMP, sekolah negeri tercatat menampung 245.977 siswa, sedangkan sekolah swasta menampung 104.525 siswa,” ujar Enny, seperti dikutip dari laman resmi Mahkamah Konstitusi.

Menurut Enny, data tersebut menunjukkan bahwa negara telah berupaya memenuhi kewajibannya dalam menyelenggarakan pendidikan dasar tanpa memungut biaya dengan membentuk satuan pendidikan yang dikelola pemerintah, namun masih terdapat kesenjangan yang menyebabkan banyak peserta didik tidak dapat tertampung di sekolah negeri dan harus mengandalkan keberadaan sekolah/madrasah swasta.

“Sehingga terjadi fakta yang tidak berkesesuaian dengan apa yang diperintahkan oleh UUD NRI Tahun 1945, khususnya Pasal 31 ayat (2) UUD NRI Tahun 1945, karena norma konstitusi tersebut tidak memberikan batasan atau limitasi mengenai pendidikan dasar mana yang wajib dibiayai negara. Norma konstitusi a quo mewajibkan negara untuk membiayai pendidikan dasar dengan tujuan agar warga negara dapat melaksanakan kewajibannya dalam mengikuti pendidikan dasar. Dalam hal ini, norma Pasal 31 ayat (2) UUD NRI Tahun 1945 harus dimaknai sebagai pendidikan dasar baik yang diselenggarakan oleh pemerintah (negeri) maupun yang diselenggarakan oleh masyarakat (swasta),” papar Enny.

https://gmcog.online

Komdigi Sanksi World, Data Retina Mata Warga RI Wajib Dihapus

Komdigi Sanksi World, Data Retina Mata Warga RI Wajib Dihapus – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menjatuhkan sanksi penghentian sementara terhadap platform World, layanan identifikasi biometrik milik Tools For Humanity (TFH), termasuk mitra lokalnya PT Sandina Abadi Nusantara.

Langkah ini diambil usai proses pemeriksaan menyeluruh terkait aktivitas pengumpulan data biometrik iris melalui World ID yang dinilai belum sesuai ketentuan hukum nasional.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, menegaskan keputusan ini bersifat preventif demi melindungi masyarakat dari potensi penyalahgunaan data pribadi, khususnya data iris mata.

Komdigi Sanksi World, Data Retina Mata Warga RI Wajib Dihapus “Tetap diberlakukan suspensi. Sanksi tersebut merupakan langkah preventif yang diambil untuk melindungi masyarakat dari risiko pengumpulan data biometrik iris dan merupakan tindak lanjut proses klarifikasi dan pemeriksaan menyeluruh,” tegas Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komdigi, Alexander Sabar, dalam keterangan pers, Senin (16/06/2025).

Hasil evaluasi menyebutkan, sistem dan mekanisme pengolahan data TFH masih melanggar aturan perlindungan data pribadi dan belum memenuhi kewajiban administratif sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) resmi di Indonesia.

Retina Mata

Lebih lanjut, Komdigi juga menyoroti aspek etika dalam pengumpulan data yang menyasar kelompok rentan, termasuk anak-anak, lansia, penyandang disabilitas, serta masyarakat di wilayah dengan literasi digital rendah.

4 Syarat buat World
Komdigi menetapkan empat kewajiban utama yang harus dipenuhi TFH dan mitranya jika ingin kembali beroperasi:

  • Penghentian total aktivitas pemindaian dan pemrosesan data iris, termasuk yang sudah di-hash.
  • Penghapusan permanen seluruh data iris dan kode terenkripsi warga Indonesia yang tersimpan.
  • Perbaikan menyeluruh sistem tata kelola dan keamanan data, dengan jaminan tidak memproses data anak di masa mendatang.
  • Kepatuhan penuh terhadap seluruh regulasi nasional terkait data dan PSE.

Kementerian Komdigi menekankan bahwa kelangsungan aktivitas TFH di Indonesia akan bergantung pada komitmen nyata perusahaan dalam menjunjung tinggi kepatuhan terhadap regulasi, serta menunjukkan tanggung jawab kepada masyarakat.

“Kami senantiasa berkomitmen untuk menjaga ruang digital Indonesia agar tetap aman, adil, dan bertanggung jawab melalui kegiatan pengawasan di ruang digital.” pungkasnya.

https://kingsizetaylor.com

Angkat Arief Sidarto Jadi Dirut Baru, Saham AMMN Jeblok 7,62%

Angkat Arief Sidarto Jadi Dirut Baru, Saham AMMN Jeblok 7,62% – Emiten tambang PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mengumumkan pengangkatan Arief Sidarto sebagai Direktur Utama pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta pada hari Senin (16/6/2025).

Arief menggantikan Alexander Ramlie yang mengakhiri masa jabatannya setelah hampir 10 tahun masa jabatan sejak awal berdirinya perusahaan. Diketahui, Arief sendiri telah lebih dari delapan tahun terakhir sebagai Direktur Keuangan di AMMN.

Angkat Arief Sidarto Jadi Dirut Baru, Saham AMMN Jeblok 7,62% “Merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi saya untuk memimpin AMMAN memasuki babak pertumbuhan dan transformasi yang baru. Hal yang membuat AMMAN benar-benar istimewa adalah seluruh karyawannya. Kami memiliki tim yang penuh talenta dan gigih. Saya yakin, bersama-sama, kami akan terus tumbuh,” ujar Arief dalam keterangan resmi.

Saham AMMN

Sebelum bergabung dengan AMMAN, ia menjabat sebagai Managing Director dan anggota Dewan Direksi Rajawali Corpora, sebuah grup bisnis Indonesia dengan portofolio investasi yang beragam. Ia juga pernah memimpin operasional perbankan investasi Goldman Sachs di Asia Tenggara.

Ia meraih dua gelar sarjana di bidang keuangan dan teknik dari University of Pennsylvania dengan predikat summa cum laude, serta gelar MBA dari Harvard Business School.

Di sisi lain, RUPST juga mengumumkan pengangkatan Alexander Ramlie sebagai anggota Dewan Komisaris dan Aditya Sasmito sebagai anggota Direksi AMMAN.

Seiring dengan berita tersebut, saham AMMN tercatat terkoreksi 7,62% ke level Rp7,575 per saham pada penutupan perdagangan hari ini. Sementara kapitalisasi pasarnya tercatat sebesar Rp549,33 triliun.

https://marocafrik.com

Bukan China, Ini Satu-satunya Negara Swasembada Pangan di Akhir Zaman

Negara Swasembada, Apa jadinya jika perdagangan pangan dunia tiba-tiba berhenti total? Dalam simulasi krisis global yang memutus rantai impor dan ekspor pangan antarnegara, hanya satu negara di dunia yang diperkirakan mampu bertahan secara mandiri:Guyana. Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Food dan dilakukan oleh tim peneliti dari Universitas Göttingen(Jerman) dan Universitas Edinburgh (Skotlandia) menganalisis tingkat swasembada pangan dari 186 negara.

Negara Swasembada

Bukan China, Ini Satu-satunya Negara Swasembada Pangan di Akhir Zaman

Dalam dunia yang semakin tak menentu, ketahanan pangan menjadi isu strategis global. Krisis iklim, konflik geopolitik, pandemi, dan fluktuasi ekonomi telah mengguncang rantai pasok pangan internasional. Banyak negara—bahkan negara besar seperti China dan Amerika Serikat—mengandalkan impor pangan untuk memenuhi kebutuhan domestik. Namun, di tengah ancaman akhir zaman yang dibayangkan sebagai kolapsnya sistem global, hanya satu negara yang terbukti mendekati status swasembada pangan sejati: Rusia.

Apa Itu Swasembada Pangan?

Swasembada pangan adalah kemampuan suatu negara untuk memenuhi kebutuhan konsumsi pangan penduduknya secara mandiri tanpa ketergantungan pada impor dari negara lain. Negara yang swasembada pangan mampu:

  • Memproduksi beras, gandum, jagung, dan bahan pokok lainnya sendiri
  • Mengelola cadangan pangan untuk krisis
  • Mengembangkan pertanian berkelanjutan
  • Menjaga kemandirian teknologi dan distribusi pangan

Mengapa Swasembada Pangan Penting di Akhir Zaman?

Dalam skenario krisis global seperti:

  • Perang dunia atau perang nuklir

  • Krisis iklim ekstrem (kekeringan, banjir)

  • Pandemi besar

  • Keruntuhan ekonomi global

… negara yang bergantung pada impor akan terancam kekurangan pangan. Swasembada pangan menjadi faktor kunci kelangsungan hidup bangsa. Tanpa makanan, sistem sosial dan politik bisa runtuh dalam hitungan bulan.

China Bukan Jawabannya

Banyak orang mengira China bisa bertahan tanpa bantuan dunia luar. Namun, kenyataannya:

  • China adalah importir gandum terbesar dunia.
  • Ketergantungan pada impor kedelai dari Brasil dan Amerika sangat tinggi.
  • Lahan pertanian di China mengalami degradasi serius.
  • Masalah polusi dan urbanisasi mempersempit lahan subur.

Menurut data FAO dan USDA, pada 2023 China mengimpor lebih dari 60% kebutuhan kedelainya, dan sekitar 20% gandum berasal dari luar negeri.

China memang memproduksi banyak makanan, tetapi skala populasinya yang besar (lebih dari 1,4 miliar) menjadikannya sangat rapuh jika rantai pasok global terganggu.

Rusia: Negara dengan Swasembada Pangan Tertinggi

Di tengah sanksi dan isolasi global, Rusia telah mengembangkan sistem pertanian yang tangguh dan mandiri. Berikut alasannya mengapa Rusia dianggap satu-satunya negara swasembada pangan yang realistis di era global yang tidak stabil.

Lahan Pertanian Terluas di Dunia

Rusia memiliki lebih dari 120 juta hektar lahan pertanian aktif. Selain itu:

  • Tanah hitam (chernozem) di Rusia selatan sangat subur.

  • Iklim di Siberia yang mulai menghangat membuka peluang lahan baru.

Produksi Gandum Raksasa

Rusia adalah eksportir gandum terbesar dunia sejak 2017. Tahun 2022, Rusia mengekspor lebih dari 45 juta ton gandum, melampaui Amerika Serikat dan Kanada.

Mandiri Energi dan Pupuk

Pertanian modern bergantung pada pupuk dan bahan bakar. Rusia memiliki cadangan gas alam terbesar kedua di dunia—sumber utama pembuatan pupuk nitrogen.

Selama krisis pupuk global 2022-2023, Rusia tetap mampu memproduksi dan memasok kebutuhan dalam negerinya.

Sistem Cadangan Strategis

Rusia memiliki sistem penyimpanan pangan strategis, termasuk:

  • Gudang cadangan nasional
  • Investasi pada silo dan fasilitas pendingin
  • Diversifikasi produk pangan lokal seperti kentang, biji minyak, dan protein hewani

Investasi di Teknologi dan Agrotek

Meskipun terkena sanksi teknologi, Rusia mengembangkan sistem pertanian berbasis AI dan drone. Beberapa universitas pertanian Rusia kini menjadi pusat riset pangan berkelanjutan.

Faktor Tambahan yang Mendukung Ketahanan Pangan Rusia

  • Populasi Relatif Kecil: Dengan sekitar 145 juta penduduk, kebutuhan pangannya lebih mudah dipenuhi dibanding China atau India.

  • Budaya Konsumsi Lokal: Banyak masyarakat Rusia masih mengandalkan produksi lokal, seperti kebun keluarga dan pasar desa.

  • Kemandirian Politik: Pemerintah Rusia mendorong “kedaulatan pangan” sejak 2014 setelah dikenai sanksi atas konflik di Ukraina.

Negara Lain: Masih Rentan

Beberapa negara lain memiliki potensi swasembada, tetapi belum mencapai level Rusia:

Amerika Serikat

  • Produksi besar, tapi sistem pangan sangat bergantung pada ekspor-impor dan distribusi berbasis bahan bakar fosil.

  • Kerentanan akibat industrialisasi berlebihan.

Australia

  • Populasi kecil dan ekspor tinggi.

  • Namun rentan terhadap perubahan iklim ekstrem dan kekeringan.

Brasil

  • Kaya akan pertanian tropis.

  • Tapi mengalami deforestasi masif dan ketergantungan ekspor.

Tantangan Global: Menuju Akhir Zaman?

Kita tidak tahu secara pasti bentuk “akhir zaman”, tetapi tren global menunjukkan:

  • Krisis iklim memperparah ketimpangan distribusi pangan.
  • Konflik geopolitik seperti perang Rusia-Ukraina berdampak pada ekspor gandum dan pupuk global.
  • Disrupsi teknologi dan sanksi ekonomi membuat banyak negara sulit menjaga sistem pangan berkelanjutan.

Kesimpulan

Jika dunia menghadapi krisis global parah, negara dengan ketahanan pangan mandiri akan menjadi benteng terakhir peradaban. Dalam konteks ini, Rusia saat ini adalah satu-satunya negara besar yang memiliki komponen lengkap swasembada pangan:

https://brcapitals.com/

JP 500 SLOT

Tags:

Korban Jiwa Kecelakaan Pesawat Air India Bertambah Jadi 279 Orang

Petugas pemadam kebakaran bekerja untuk memadamkan api di lokasi jatuhnya pesawat Air India Boeing 787 Dreamliner di Ahmedabad, India, 12 Juni 2025. (REUTERS/Amit Dave)

Sumber kepolisian mengatakan bahwa jumlah kecelakaan dalam Pesawat Boeing 787-8 Dreamliner Air India bertambah menjadi 279 jenazah. Para korban telah ditemukan dari lokasi kecelakaan di kota Ahmedabad di India utara.

Dilansir Channel News Asia, ada satu orang yang selamat dari 242 orang – 230 penumpang dan 12 awak – di dalam pesawat saat jatuh, meninggalkan bagian ekor pesawat yang menjorok keluar dari asrama staf medis. Kecelakaan ini merupakan salah satu bencana pesawat terburuk di abad ke-21.

Sebelum terjadinya kecelakaan, ada panggilan darurat sesaat sebelum jatuh sekitar jam makan siang pada hari Kamis, namun kemudian meledak saat menghantam bangunan tempat tinggal.

Keluarga penumpang yang putus asa telah memberikan sampel DNA di Ahmedabad, dengan beberapa harus terbang ke India untuk membantu proses tersebut.

Jumlah korban resmi tidak akan dirampungkan hingga proses identifikasi DNA ini selesai.

Dari penumpang tersebut, 169 orang adalah warga India, 53 orang Inggris, tujuh orang Portugis, dan satu orang Kanada.

Mereka yang tewas berasal dari berbagai kalangan, dari seorang politisi papan atas hingga seorang penjual teh remaja.

Satu-satunya yang selamat, Vishwash Kumar Ramesh, 40 tahun, mengatakan bahkan ia tidak dapat menjelaskan bagaimana ia bisa selamat.

“Awalnya, saya juga mengira bahwa saya akan mati, tetapi kemudian saya membuka mata dan menyadari bahwa saya masih hidup,” Ramesh, seorang warga negara Inggris, mengatakan kepada penyiar nasional DD News dari ranjang rumah sakitnya.

Pencarian Black Box

Menteri Penerbangan Ram Mohan Naidu Kinjarapu mengatakan pada hari Jumat bahwa perekam data penerbangan, atau kotak hitam, telah ditemukan, dengan mengatakan bahwa hal itu akan “sangat membantu” penyelidikan.

Tim forensik masih mencari kotak hitam kedua, karena mereka menyelidiki mengapa pesawat jatuh setelah terangkat hanya 100m dari tanah.

Pabrikan pesawat Amerika Serikat Boeing mengatakan bahwa mereka telah menghubungi Air India dan “siap mendukung mereka” atas insiden tersebut, yang menurut sumber yang dekat dengan kasus tersebut merupakan kecelakaan pertama untuk 787 Dreamliner.

Togel

Bayer Buktikan Pabrik Raksasa Juga Bisa Andalkan Energi Surya

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)

Supply Center Healthcare Bayer Indonesia berlokasi di Cimanggis, Jawa Barat memproduksi produk-produk consumer health. Selain memenuhi kebutuhan pasar Indonesia, pabrik ini juga menjadi gerbang ekspor ke 22 negara.

Peran strategis Bayer Indonesia tidak hanya dalam memproduksi produk consumer health tetapi juga mensukseskan transisi energi yang lebih ramah lingkungan.

Bayer bahkan membuat gebrakan luar biasa dalam transisi energi dengan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas total 2.054 kWp pada November 2024. PLTS atap tersebut adalah yang terbesar di sektor farmasi multinasional Indonesia.

PLTS atap ini berdiri di lahan seluas 1,66 hektar ini menggunakan 3.770 x 545 WpPV modul dan 17 x 100 KW inverter dilengkapi dengan Rapid Shutdown Protection.

Instalasi ini diharapkan dapat mengurangi emisi karbon sebesar 2.073 metrik ton per tahun, setara dengan menghilangkan sekitar 450 mobil dari jalan atau penanaman 95.000 pohon setiap tahunnya.

PLTS ini diharapkan bisa memenuhi 43% dari total kapasitas listrik yang dibutuhkan fasilitas Cimanggis dengan menggunakan 3.770 modul fotovoltaik.
Langkah berani Bayer ini menunjukkan jika perusahaan dengan operasional manufaktur yang besar sekalipun bisa bergantung energinya pada sumber energi ramah lingkungan.
Penggunaan PLTS atap ini juga menjadi bagian Bayer menuju transisi 100% ke energi terbarukan pada 2030 dan berkomitmen mengurangi total emisi CO2 sebesar 42% pada 2029.

Dampak penggunaan PLTS atap di Cimanggis:
1. Menyediakan 17,18% kebutuhan energi lokasi, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil

2. Menghindari hingga 2.073 ton emisi CO₂ per tahun

3. Menghemat €42.700 per tahun-membuktikan bahwa keberlanjutan masuk akal secara bisnis.

4. Memenuhi target Bayer untuk menggunakan 100% listrik terbarukan dalam cakupan emisi Scope 2.